Senin, 07 April 2014

MENTAL BAJA DAN GILA JADI PENGUSAHA UKM
Telah terbit diseluruh jaringan toko buku di Indonesia





Hampir semua orang ingin menjadi pengusaha dan hampir semua orang pula membayangkan jadi pengusaha itu sangatlah menyenangkan, tapi sayangnya mereka tidak tahu memulainya dari mana. Didalam buku ini memberikan solusi yang spektakuler dan luar biasa,boombastis,dahsyat,fenomenal,miracle,amazing yaitu dengan cara bisnis dimulai dari yang kecil-kecilan atau UKM ( Usaha boleh kecil tapi Asset Miliyaran ).

Kenapa Harus UKM ?
Karena UKM bisnis yang realita,bisnis yang masuk akal,bisnis lapangan,bisnis yangkita langkahkan dari awal sehingga kita bisa mengetahui aspek-aspek selanjutnya, karena UKM memberikan tantangan dan semangat yang sangat fenomena dalam menjalankanya, hampir semua orang membicarakan uang miliyaran serta asset yang banyak dan mobil yang mewah tetapi mereka tidak tahu dari mana memulainya.

Inilah salah satunya bukti bahwa UKM dapat menjawab semua itu. UKM bisa menjadikan kita pengusaha sejati sebab dengan bisnis UKM ini pula kita dapat meraih apa yang menjadi impian dan harapan kita. Dengan modal bisnis yang kecilbisa mendapatkan asset yang besar dengan sistem faktor kali jumlah bisnis yang banyak dan sharing profit.Marilah kita memulai bisnis UKM yang akan membawa kita menjadi seorang MILIYADER.

untuk itu segera dapatkan buku dari seorang pebisnis UKM alias SIRAJA UKM bersama Royke Sahetapi sebagai nara sumber dan sebagai penulis buku tersebut. Tidak ketinggalan dalam buku tersebut mendapatkan pula Vaucher senilai 500 ribu untuk mengikuti tatap muka dalam seminar beliau.

Salam Sukses Pengusaha Indonesia.........
Jayalah Indonesiaku................

Jumat, 14 Maret 2014

     UMKM Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

Surakarta - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Arif Nazaruddin mengatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Terlebih 98,88 persen usaha di Indonesia berupa UMKM. "Sumbangannya ke produk domestik bruto mencapai 33 persen," kata Arif di Surakarta, Rabu 23 Januari 2014.

Karena itu, pertumbuhan sektor ini perlu digenjot lebih cepat. Namun, menurut Arif, karena tidak bisa menyalurkan permodalan secara langsung, Bank Indonesia menggunakan model pengembangan klaster untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Klaster UMKM dapat meningkatkan produktivitas, memacu inovasi, dan merangsang tumbuhnya bisnis baru.

Agar upaya tersebut sukses, pembiayaan ke sektor ini perlu ditingkatkan, termasuk dari perbankan syariah. Namun, keberadaan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah di Surakarta dinilai belum memberi kontribusi berarti bagi pengembangan UMKM. "Pembiayaan perbankan syariah sekitar 5 persen dari total pembiayaan. Jadi masih sangat kecil," kata Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Surakarta, Wisnu Untoro.

Menilik data Bank Indonesia, kinerja perbankan per November 2013 mencapai Rp 46 triliun. Dari angka itu, pembiayaan perbankan syariah tercatat Rp 3,474 triliun. Dan khusus BPR Syariah hanya Rp 133 miliar.

Wisnu menilai minimnya pembiayaan UMKM oleh perbankan syariah, khususnya BPR Syariah, karena masyarakat menganggap perbankan syariah tidak beda dengan perbankan konvensional. "Istilahnya hanya ganti kulit," ucapnya.

Untuk itu, dia mendorong perbankan syariah dan BPR Syariah mengedepankan prinsip-prinsip pembiayaan syariah. Misalnya, menggenjot model pembiayaan musyarakah, yaitu perjanjian kerjasama di mana ada untung dan kemungkinan rugi. "Model musyarakah jarang dipakai perbankan syariah. Padahal banyak yang menginginkannya," katanya. Dia berharap, jangan sampai ada kesan perbankan syariah hanya ingin untung tapi tidak mau rugi.

Rabu, 15 Januari 2014

APA KATA RIDWAN KAMIL menanggapi jumlah pengangguran 

Jumlah Pengangguran di Indonesia sudah mencapai 7,39 juta orang ( BPS,Nov 2013 ), Jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun sebanyak 250,000 orang dan yang terserap kedunia kerja hanya 37% selebihnya menjadi PENGANGGURAN atau bekerja tidak sesuai dengan bidang kuliahnya.
Jumlah Lulusan SMA setiap tahun mencapai 4,5 juta orang, hanya 20-3-% yang bisa melanjutkan ke PTN/PTS, selebihnya menganggur atau menjadi buruh kecil.
Fakta diatas menunjukan bahwa dengan sekolah saja tidak cukup membuat anda berhasil dimasa depan.

SAATNYA MENJADI ENTREPRENEUR

Dengan menjadi pengusaha maka akan membantu mengurangi jumlah pengangguran karena dengan mendukung bisnis dan usaha anda agar sukses dan berhasil maka anda membutuhkan bantuan para pekerja dan profesional agar tecipta " 1 PEKERJA 1000 PENGUSAHA" Khususnya warga Bandung namun bukan sesuatu yang mudah untuk menjadi pengusaha, apalagi baru memulai berwirausaha maka segera ikuti pelatihan-pelatihan tentang BISNIS " Ujar RIDWAN KAMIL Walikota Bandung ".

Kamis, 02 Januari 2014


Segenap Management ESCO dan jajarannya mengucapkan :

SELAMAT TAHUN BARU 2014 

Semoga harapan ditahun ini semakin tercapai dan sukses

Jumat, 29 November 2013

ESCO Tempat belajar para pengusaha sukses dalam liputan berita Peluang Usaha Edisi 22 Nov s/d 6 Des 2013


ESCO
Entrepreneur success community
SARANA BELAJAR PENGUSAHA SUKSES

Ada keraguan ingin membangun usaha ?
Buka usaha tidak punya MODAL ?
Tidak tau caranya dalam mengelola usaha ?
Saatnya Anda bergabung di komunitas ESCO  komunitasnya para Pengusaha Sukses

Siapa sih yang tidak kenal dunia Entrepreneur?
Saatnya Entrepreneur membangkitkan  negeri dengan cara memperbanyak jumlah pengusaha di Indonesia ini maka akan siap negara kitamenghadapi era perdagangan bebas dengan mengangkat cinta produk Indonesia.
Kini saatnya rubah MINDSET jejak orang tua kita yang dahulunya selalu berfikir “ Nak sekolah yang tinggi agar kelak bisa bekerja diperusahaan besar “ atau “ Nak sekolah yang pintar agar mudah dapat pekerjaan” itulah yang harus dirubah dengan cara berfikir  “Nak sekolahlah yang tinggi agar kelak bisa membuka lapangan pekerjaan”  cara berfikir inilah yang selalu ditanamkan di komunitas ESCO.
Berkumpul di sebuah Hotel,Restoran atau tempat usaha salah satu anggota adalah agenda rutin yang dilakukannya, mulai dari ingin buka bisnis,kendala bisnis sampai perkembangan bisnis menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan dikomunitas.

Berdiri sejak tahun 2010 komunitas ESCO ini didirikan oleh ROYKE SAHETAPI yang dijuluki SI RAJA UKM berbekal pengalaman sebagai mantan General Manager Teebox Café,Operation Manager Hard Rock Café Jakarta,Bar Manager Shangrila Hotel Dosen Trisakti STPT serta Sahid STPS  dan mantan ketua bartender ASEAN beliau memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman sebagai karyawan.
Dan semangat wirausahanya telah berbuah manis meskipun sempat bangrut dalam membangun usaha diantaranya Bakwan Malang sudah 5 cabang,rumah makan padang dan warteg.Tapi dari semua bisnis itu Allah SWT memberikan ide cemerlang serta memberikan cara bagaimana menjadi “ Pengusaha Bermental Baja”  seperti judul buku beliau yang akan launching dalam waktu dekat ini.
Kini SiRaja UKM telah sukses membangun usahanya meskipun ia bangun dimulai dari UKM ( Usaha Kecil tapi Asset Miliyaran ) beberapa diantaranya Ayam bakar berani bumbu, Gorengan Pelangi,Warteg Hawaraso ( Harga Warteg Rasa Resto ),IBS ( Indonesia Bartender School ),Roti Bakar Mas PIJAL ( Masih Pinggir Jalan ) dan masih banyak lagi usaha UKM yang beliau dirikan serta yang beliau kembangkan saat ini ESCO bersama dengan alumni yang telah berhasil mengembangkan usahanya seperti Owner Penerbitan,Master Dealer Vionseal rumah makan Kedai BAB ( Berai Ayam atau Bebek), Ayam Tobat ( Ayamnya Top sambalnya Hebat ),Batagor Kasef,SIOMAY BENERAN dan BMS ( Bakso Malang Syariah ) dibawah naungan BUMN ( Berani Usaha Modal NEKHAD ) yaitu Argono.
ESCO tersebar di 50 kota diseluruh Indonesia dan sudah terhimpun sampai saat ini 100,000 anggotanya dan mayoritas bergerak dimulai dari sektor UKM : Kuliner,Otomotif,dan Property.Dan sebagai legalitas menjadi anggota Komunitas ESCO telah memiliki member atau kartu anggota yang dapat digunakan untuk merefresh ilmu atau meng Up date ilmu dimanapun ada acara ESCO tersebut dan mendapatkan sertifikat namun sertifikat tersebut tidak bisa digunakan untuk melamar pekerjaan bahkan wisudanya saja wajib akan diwisuda setelah sudah buka bisnis, Menurut Argono salah satu perintis di Komunitas ESCO dan mentor ESCO di beberapa perusahaan.

Melalui ESCO semangat kewirausahaan ditumbuhkan organisasi ini mengajak para anggotanya mengubah cara dan pola berfikir agar hidup menjadi berarti. Disamping itu ESCO juga mengembleng quadran kiri ke quadran kanan maksudnya menjadi seorang pengusaha harus berani mengambil resiko jika melangkah sedikit ya resikonya sedikit tapi bila melangkah jauh lebih besar maka resikonya juga besar dan memulai usaha akan terasa berat bila dilakukan sendiri akan tetapi bila dilakukan bersama-sama maka akan menjadi ringan,lebih banyak kepala ide semakin banyak,dan memiliki banyak teman dikomunitas semakin banyak juga teman sharing untuk bertukar pengalaman dalam berbisnis papar Royke .
Seminar ESCO ditujukan untuk menggalang sebuah komunitas pelaku wirausaha agar dapat mencari partner yang sepaham sevisi dan yang lebih pasti kejujuran dalam membangun usaha bersama.Untuk menjadi anggota member komunitas ESCO hanya mengikuti seminarnya dan kelas yang diadakan oleh SiRaja UKM di tempat tinggal diwilayah kota masing-masing atau untuk informasi bisa kunjungi web komunitas-esco.com atau telp 0812-8056-9018.
Didalam seminar ESCO SIRaja UKM membuat peserta terkagum-kagum dan terbahak-bahak bagaikan stand up comedy saat ide gila si Raja UKM bertutur diantaranya :
Beli Mobil Tanpa Nyicil,Membangun bisnis dengan modal orang lain,Beli property tanpa uang tanpa nyicil, Menggandakan uang 50 juta hingga 200 juta dalam sehari,berkebun emas tanpa resiko penipuanmengubah hutang menjadi asset,trik bermain kartu kredit.
Dengan keberhasilan para anggotanya me njadi entrepreneur baru membuat ESCO dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menjadi motivator training to karyawan seperti meningkatkan kinerja karyawan,How To Be Profesional,sampai dengan Purna Bhakti beberapa instansi yang telah bekerja sama diantaranya PT CHEVRON INDONESIA,ASTRA,TOYOTA,PAITON,DEPARTEMEN KEUANGAN RI dan lain-lain.
Didalam komunitas ESCO juga diajarkan bagaimana caranya membangun kepercayaan oleh pihak perbankan sehingga anggota tidak lagi kebingungan mencari sumber dana atau modal karena melakukan pinjaman kepada bank. Di ESCO dilatih mengelola uang hasil pinjaman bank secara benar agar dapat mencicil pinjaman bank dari hasil usaha tersebut.
ESCO merupakan sebuah komunitas bisnis dan pengembangan saat ini sedang diarahkan ke pendidikan bisnis yang diberi nama LPPI ( Lembaga Pendidikan Pengusaha Indonesia ) serta pendidikan public speaking IPMI ( Institute Pengusaha dan Motivator Indonesia ) segera hubungi :

Graha ESCO INDONESIA Jl. Limo Cinere Blok 49 no.55 Telp. 021 7549135 Hp. 0812-8056-9018 www.komunitas-esco.com

Minggu, 03 November 2013

MENYEBAR SEANTERO NEGERI 
ITULAH CITA-CITA 


IPMI ( Institute Pengusaha dan Motivator Indonesia ) bekerja sama dengan ESCO mempersembahkan kelas :

# Mentor dan Motivator Indonesia
# Public Speaking
# MC ( Master Seremonial )

Pembahasan dan keuntungannya di IPMI :
1. Teknik berbicara didepan public
2.Teknik membuar presentasi yang dahsyat
3.Mahir membuat Greeting,ice breaking dan closing
4.Teknik membuat Ending yang memukau
5.Mengatasi handycap dam mengisi mentoring
6.Teknik memdongkrang popularitas presenter
7.Memainkan unsur entertainment dalam presenter
8.Teknik buying time dalam forum presentasi
9.menjadi motivator yang handal dalam mentoring
10.Teknik dahsyat membuat buku sendiri
11.Tergabung dalam keanggotaan Msc ( Mentor Success Community ) 



Bagaimana cara daftarnya dan berapa biayanya ?
Cara daftarnya silahkan daftarkan diri anda langsung via telp cp : IDRIS  081-222-551-323
Lokasi Acara : Jl. Raya Limo Cinere Blok 49 No.55 ( Depan Kantor SAMSAT Cinere ) Depok 021-7549135
Investasinya Early Bird Rp 4,000,000 dan hari H Rp 5,000,000

Salam IPMI ( Institute Pengusaha dan Motivator Indonesia )
Salam ESCO ( Entrepreneur Success Community )



LEBIH BAIK GELAR DAGANGAN DARI PADA GELAR SARJANA

Saatnya Indonesia Bangkit, dimulai dari mana untuk bangkit ! Pastinya dimulai dari diri kita yang memulai melakukan perubahan dengan cara lakukan terbaik untuk negara, tidak perlu menghujat bangsa kita ini.
Tunggu apalagi saatnya kita menjadi PENGUSAHA bukan menjadi KARYAWAN gajian melainkan menggaji, sebab pendidikan kita dari jaman dahulu kurang diarahkan untuk menjadi PENGUSAHA melainkan untuk menjadi KARYAWAN. Mari kita tengok apa kata orang tua kita.

" Nak sekolahlah yang TINGGI agar kelak nanti bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang besar "
Nah seharusnya kita balik.
" Nak sekolahlah yang KREATIF agar kelak nanti bisa menciptakan lapangan pekerjaan "

Dari sepenggalan cerita diatas menunjukan bahwa pendidikan di negara kita masih berimplementasi ke KARYAWAN bukannya PENGUSAHA.
Untuk itu kami LPPI ( Lembaga Pendidikan Pengusaha Indonesia ) mengajak untuk melakukan perubahan dengan cara bimbingan kelas dr usia 17 thn untuk didik menjadi PENGUSAHA yang dilakukan pembelajarannya di :

Jl. Raya Limo Cinere Blok 49 No.55 ( Depan Kantor SAMSAT Cinere ) Depok 021-7549135

daftarkan diri anda melalui telp cp : Marthin 0812-8056-9018 
Investasi Rp 2,000,000  selama 8 kali pertemuan
Pemateri dalam kelas : Mentor ESCO dan Msc 




Setelah lulus dari LPPI  diwajibkan buka bisnis meskipun kecil sebab salah satu wisudanya adalah dengan sang mentor meresmikan bisnis alumni tersebut.

Anda atau anak anda tertarik dengan kelas tersebut daftarkan segera, jika tidak buka bisnis berlanjut hubungi dokter bisnis anda untuk konsultasi, jangan biarkan masa depan anda tertatih-tatih di zona nyaman.

Tentukan masa depan anda sekarang GOOD LUCK ...........

Salam Sukses 
LPPI ( Lembaga Pendidikan Pengusaha Indonesia )
ESCO ( Entrepreneur Success Community )